Museum Pembela Tanah Air
Salah satu museum yang berada di Indonesia adalah museum PETA yang berada di Bogor. Museum Pembela Tanah Air (PETA) adalah bangunan peninggalan zaman Belanda yang terletak di Bogor Jawa Barat dan berdiri sejak tahun 1745, yang dibangun oleh tentara KNIL. dan pada tanggal 8 maret 1942 Belanda menyerah kepada Jepang, akhirnya semua bangunan Belanda berhasil dikuasai oleh Jepang.
Pembangunan bangunan sejarah ini dimulai pada tanggal 14 November 1993 dengan diletakkannya batu pertama oleh wakil presiden republik Indonesia Umar Wirahadikusuma yang juga merupakan sesepuh Yayasan Pembela Tanah Air (YAPETA). pembangunan tersebut berhasil selesai selama kurang lebih 2 tahun dan diresmikan oleh presiden ke 2 Indonesia Soeharto saat itu yang mana beliau juga sebagai mantan perwira PETA angkatan 1 pada tanggal 18 Desember 1995.
Tujuannya didirikan museum ini antara lain :
- Memberi penghargaan kepada tentara peta yang sudah gugur karena ditempat inilah pertama kalinya diadakan pusat pendidikan dan pelatihan tentara perwira PETA.
- Memberikan gambaran perjuangan para pahlawan kemerdekaan Indonesia dalam bentuk miniatur dan diaroma
- Meberikan ilmu dan pengetahua kepada setiap para pengunjung museum peta agar senantiasa selalu mempunyai rasa cinta tanah air indonesia, Patriotisme dan Nasionalisme.
Visi
- Menjadi Lembaga yang mampu menyusun, memelihara dan menyosialisasikan kesejahteraan TNI-AD serta semangat juang dan tradisi dilingkungan TNI-AD.
Misi
- Melaksanakan pembinaan, pengumpulan, pemeliharaan dan pengolah data dan dokumen sejarah
- Meningkatkan kemampuan dan semangat personil sejarahwan untuk mengusai wahana kesejarahan
- Memberikan pembekalan metodologi penulisan sejarah sehingga memiliki keunggulan dalan tulisan
- Membangkitkan semangat kinerja secara professional dalam membentuk militansi prajurit TNI-AD
- Meningkatkan kualitas museum dan monumen TNI-AD untuk melestarikan benda benda bersejarah, bermanfaat bagi pengkajian dan penelitian kesejarahan dan sekaligus sebagai tempat wisata sejarah
- Meningkatkan pengelolaan perpustakaan pusat Angkatan Darat dengan kelengkapanya sehingga berguna bagi pengembangan ilmu dan wawasan pengetahuan
- Memberi asistensi teknis bidang kesejarahan kepada satuan satuan jajaran TNI-AD
- Menyosialisasikan dokmen sejarah, museum dan monumen, perpustakaan, tulisan sejarah dan pelestarian nilai nilai tradisi kejuangan kepada prajurit TNI-AD
- Membina, memelihara tradisi dan melestarikan nilai nilai kejuangan yang berlandaskan Pancasila, UUD 45, sapta marga, dan sumpah prajurit
Koleksi Museum Peta Bogor
DIORAMASeperti umumnya museum sejarah, penyajiannya dalam bentuk diorama. Museum Peta memiliki 14 diorama yang menceritakan tentang peristiwa pembentukan tentara Peta dan beberapa kontribusinya dalam proses pergerakan kebangsaan untuk mencapai kemerdekaan. Pada tanggal 3 Oktober 1943 bertempat dibekas Kesatriaan tentara KNIL/Belanda, Pabaton Bogor, sekarang menjadi Jl. Jend. Sudirman dijadikan sebagai tempat diselenggarakannya pendidikan Perwira Tentara Sukarela Pembela Tanah Air.
KOLEKSI PAKAIAN
Selain diorama, Museum PETA juga mengoleksi setelan baju dan atribut prajurit berupa topi. Ikat pinggang, sepatu laras Panjang, dan sebuah pedang katana yang asli milik para pejuang.
KOLEKSI SENJATA
Di bagian depan diorama dipamerkan juga senjata-senjata asli yang digunakan oleh para pejuang.
Tokoh Indonesia yang merupakan lulusan PETA antara lain:
- Jenderal Besar Sudirman (Panglima APRI)
- Jenderal Besar Soeharto (Mantan Presiden RI ke-2)
- Jenderal (Anumerta) Ahmad Yani (Mantan Menteri/Panglima Angkatan Darat)
- Soepriyadi (Mantan Menhankam Kabinaet I in absentia)
- Jenderal TNI Basuki Rahmat (Mantan Mendagri)
- Letnan Jenderal TNI Sarwo Edhie Wibowo (Mantan Komandan Kopassus)
- Jenderal TNI Umar Wirahadikusumah (Mantan Wapres RI)
- Jenderal TNI Soemitro (Mantan Pangkopkamtib)
- Jenderal TNI Poniman (Mantan Menhankam)
- Letjend TNI Kemal Idris
- Letjend TNI Supardjo Rustam
- Letjend TNI GPH Djatikoesoemo (Mantan KASAD, sesepuh Zeni, pejuang kemerdekaan, putra ke-23 dari Susuhunan Pakubuwono X Surakarta, dll)
LOKASI MUSEUM PETA

